Virus corona: Bagaimana China mengatasi wabah Covid-19 melalui teknologi tersembunyi, dengan penduduk dilacak lewat telepon genggam

Virus corona: Bagaimana China mengatasi wabah Covid-19 melalui teknologi tersembunyi, dengan penduduk dilacak lewat telepon genggam

Virus corona Bagaimana China mengatasi wabah Covid-19 melalui teknologi tersembunyi, dengan penduduk dilacak lewat telepon genggam

Pembicaraan soal penanganan virus corona di China tak terlepas dari pembicaraan soal teknologi canggih.

Robot diperbantukan mengantar makanan di rumah sakit, adanya kamera yang bisa mengenali wajah dan mengukur suhu tubuh, atau drone yang memaksa karantina dan penutupan wilayah.

Namun bagaimana dengan teknologi tersembunyi mereka?

China memiliki sistem pengawasan canggih yang bisa melacak warga negara mereka, baik secara daring maupun luring.

Dan sistem ini terbukti sangat efektif selagi pandemi.

Jaringan pengawasan terhadap warga ini telah beberapa dekade dibangun oleh Partai Komunis China.

Selama ini mereka selalu dikritik di seluruh dunia karena hal itu.

Namun ketika dunia sedang dicengkram oleh Covid-19, beberapa negara mencoba melihat model China sebagai jawaban.

Wuhan kendurkan ‘lockdown’ saat dunia berperang lawan Covid-19
Bagaimana nasib studi mahasiswa Indonesia yang dievakuasi dari Wuhan?
Virus corona: Dua jurnalis warga yang membagi foto dan situasi dramatis Kota Wuhan menghilang

Apa yang dilakukan di negara-negara lain?
Image caption China mengawasi warga termasuk dengan penggunaan telpon seluler.

Menurut Wartawan BBC di Seoul Laura Bicker, pemerintah

Korea Selatan menggunakan telepon untuk mengetahui lokasi kita berada, dan mengirimkan pesan darurat ketika kita mendekat ke lokasi di mana pasien yang terkonfirmasi berada.

Lalu Singapura, Israel, Iran, Taiwan dan Rusia mengadopsi

sebagian atau keseluruhan metode yang dipakai China untuk memanfaatkan kekuatan data.

Lebih banyak lagi negara yang diperkirakan akan mengikuti.
Penduduk meninggalkan jejak data lewat KTP

Lalu bagaimana sistem pengawasan di China menghasilkan data

dan apa kegunaannya saat-saat terjadinya pandemi?

Ini dimulai dari kartu tanda pengenal atau kartu identitas nasional.

Warga membutuhkan kartu tanda pengenal nasional ini untuk melakukan segala sesuatunya di China.

Mulai dari membeli telepon genggam hingga menggunakan aplikasi tertentu, warga China akan meninggalkan jejak data yang bisa dilacak hingga ke KTP mereka.

 

sumber :

https://rollingstone.co.id/seva-mobil-bekas/