Teknologi Digital Gratis untuk Tingkatkan Kualitas SDM Bangsa Indonesia di Kancah Global

Teknologi Digital Gratis untuk Tingkatkan Kualitas SDM Bangsa Indonesia di Kancah Global

Teknologi Digital Gratis untuk Tingkatkan Kualitas SDM Bangsa Indonesia di Kancah Global

Teknologi Digital Gratis untuk Tingkatkan Kualitas SDM Bangsa Indonesia di Kancah Global
Teknologi Digital Gratis untuk Tingkatkan Kualitas SDM Bangsa Indonesia di Kancah Global

Ada sebuah ungkapan, bahwa pendidikan adalah senjata yang dapat digunakan untuk mengubah dunia. Pendidikan adalah ujung tombak peradaban, dan juru kunci kesejahteraan. Bukan hanya menjadi ungkapan belaka, pendidikan nyatanya disadari oleh bangsa Indonesia sebagai kunci pokok kemajuan bangsa. Terciptanya masyarakat yang berpendidikan menjadi cita-cita besar bangsa, yang diharapkan dapat membawa perkembangan pesat pada Negara Indonesia.

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, di depan para lulusan dan orang tua siswa SMA Kebangsaan, Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan

Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, seperti dilansir dari biz.kompas.com (05/05/2017), mengatakan bahwa negara yang memiliki kekayaan melimpah, tetapi tidak didukung dengan kualitas sumber daya manusia yang baik, maka negara tersebut tidak akan berkembang pesat. Bahkan, ia membandingkannya dengan Korea, negara dengan sumber daya alam sedikit namun kualitas manusianya yang bagus. Ia juga berpendapat, jika kualitas pendidikan Indonesia tidak ditingkatkan secara optimal, Indonesia akan terpuruk di bawah negara lain, terutama dalam persoalan daya saing.

Memang, tertinggalnya kualitas manusia menjadi persoalan yang tak kunjung usai

hingga saat ini. Bagaimana tidak, keterbatasan biaya untuk bersekolah, membeli buku-buku pelajaran dan latihan soal kerapkali menjadi alasan terhambatnya pendidikan. Padahal, tanpa pendidikan yang baik, perubahan juga tidak akan tercipta. Karena dengan pendidikan, seseorang menjadi melek pengetahuan. Kemudian pengetahuan menjadi bekal untuk lebih terampil mengolah sumber daya, dan mampu berpikir kritis untuk menemukan inovasi-inovasi baru.

Menurut Zulkifli, masih dilansir dari biz.kompas.com, untuk mengatasi masalah ini, negara perlu giat berinvestasi dalam bidang pendidikan untuk anak-anak Indonesia. Pemerintah ataupun masyarakat dinilainya harus bersama-sama ikut menghadirkan beasiswa bagi yang tidak mampu. Sehingga ia berharap tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah, atau bersekolah tapi dengan banyak sekali keterbatasan.

Sebenarnya, sudah ada satu langkah maju untuk menggapai kemudahan belajar

bagi siswa-siswi di Indonesia. Satu langkah maju tersebut yaitu dengan hadirnya pendidikan.id, sebagai program paket belajar yang dapat diakses oleh semua siswa. Pendidikan.id terdiri dari Buku Sekolah Digital (BSD), Video Pendidikan Indonesia (VPI) dan try out online. Semua dapat dimanfaatkan oleh siswa baik secara online ataupun offline setelah didownload. Tidak ada batasan waktu dan tempat, siswa dapat mengaksesnya kapan serta dimana saja, hanya bermodalkan gadget atau internet untuk mendownload.

Tampilan BSD berupa mobile applications di smartphone

Dengan menggunakan pendidikan.id, siswa tak perlu lagi dibebani dengan biaya

buku pelajaran dan latihan soal. Hanya dengan mendownload aplikasi BSD di smartphone atau komputer, lebih dari 2000 buku pelajaran berkurikulum sudah dapat diakses secara gratis. Bahkan, siswa juga bisa menonton VPI, yaitu kumpulan video dari para guru berkompeten yang menyampaikan pelajaran-pelajaran secara lisan. Berbeda dengan video pembelajaran lainnya, VPI mengusung konsep “bentuk visualisasi dari buku pelajaran berkurikulum” untuk pembuatan VPI. Setelah itu, siswa dapat mengerjakan latihan-latihan soal dan try out di halaman try out online. Untuk memudahkan siswa mengevaluasi hasil latihannya, maka disediakan perhitungan otomatis di akhir pengerjaan soal.

 

Sumber :

http://e-journal.unipma.ac.id/index.php/JPAUD/comment/view/516/1602/21502