Pengambilan Keputusan Klinis Tergantung

Pengambilan Keputusan Klinis Tergantung:

  1. Pengetahuan
  2. Latihan Praktek
  3. Pengalaman

Pengambilan Keputusan Klinis yang benar dan tepat:

  1. Menghindari pekerjan atau tindakan rutin yamng tidak sesuai dgn kebutuhan klien
  2. Meningkatkan efektitivitas dan efesiensi pelayanan yang diberikan
  3. Membiasakan Bidan berfikir dan bertindak sesuai standart
  4. Memberikan kepuasan pelanggan

Dalam Kasus Emergensi Dan Menghadapi Situasi Panik : ada 2 Hal

  1. Mempertimbangkan satu solusi berdasarkan pengalaman dimasa Lampau
  2. Meninjau simpanan pengetahuan yg relevan dgn keadaan tsb

Langkah-langakah Pengambilan Keputusan Klinis Menggunakan

  1. Penilaian ( pengumpulan informasi)
  2. DX ( Penafsiran)
  3. Perencanan
  4. Intervensi
  5. Evaluasi

Teori-teori Pengambilan Keputusan

  1. Teori  Utilitarisme:

     Ketika keputusan diambil, memaksimalkan kesenangan, meminimalkan ketidaksenangan.

  1. Teori Deontology

Menurut Immanuel Kant: sesuatu dikatakan baik bila bertindak baik. Contoh bila berjanji ditepati, bila pinjam hrus dikembalikan

  1. Teori Hedonisme:

Menurut Aristippos, sesui kodratnya, setiap  manusia mencari kesenangan dan menghindari ketidaksenangan.

  1. Teori Eudemonisme:

Menurut Filsuf Yunani Aristoteles , bahwa dalam setiap kegiatannya manusia mengejar suatu tujuan, ingin mencapai sesuatu yang baik bagi kiata

Teori Etika

Teori etika adalah proses yang ditempuh dalam membenarkan suatu keputusan etis tertentu

  1. Konsekuensialisme

Menjawab pertanyaan” apa yang harus saya lakukan ?” dengan memandang konsekuensi dari berbagai jawaban.

Konsekuensi yang membawa paling banyak hal yang menguntungkan

Keuntungan :

  • Memperhatikan dampak aktual sebuah keputusan dan bertanya bagaimana orang terpengaruh kepadanya.
  • Konsekuensialisme sesuai dengan nuansa kehidupan dan berusaha bersikap responsif terhadapnya.

Kekurangan :

Tidak menyediakan standar ( pegangan ) untuk mengukur hasil satu terhadap hasil lain.

Contoh kasus :

Ibu meminum minyak kelapa pada saat persalinan dengan maksud untuk memperlancar proses persalinan.

Keputusan etik :

Bidan membiarkan hal tersebut karena bila dilarang dapat membuat keluarga tersinggung dan yang paling penting bidan berpikir hal tersebut tidak mengganggu kemajuan persalinan serta tidak membahayakan ibu & janin.

 

Sumber: https://newsinfilm.com/