PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

PENELITIAN DAN PENGEMBANGANPENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

Penelitian (research) telah memproduksi ilmu pengetahuan ilmiah yang berada dibelakang pengembangan televisi, pesawat terbang, komputer elektronik, kaos kaki nilon, obat-obatan, insektisida,pabrik bertenaga nuklir, sinar laser, dan ribuan produk lainnya. Dan sekarang banyak dilakukn penelitian yang diarahkan untuk mengatasi masalah-masalah keamanan karyawan dan produk, dan pelayanan-pelayanan kesehatan.

  1. Kegiatan-Kegiatan Penelitian

Biasanya organisasi melakukan penelitian untuk :

  1. a)Mencari hubungan-hubungan kimiawi dan phisikal dasar, terutama yang harus dilakukannya bagi produk dan proses perusahaan sendiri
  2. b)Memperbaiki produk-produk dan jasa-jasa perusahaan yang sudah ada
  3. c)Menemukan penggunaan-penggunaan baru bagi produk atau jasa perusahaan sekarang
  4. d)Mengembangkan berbagai produk dan jasa baru
  5. e)Mengurangi biaya produk dan jasa sekarang melalui perbaikan operasi-operasi dan proses-proses produksi perusahaan
  6. f)Mengembangkan pengujian dan spesifikasi bagi operasi-operasi dan bahan-bahan yang dibeli
  7. g)Menganalisa produk dan jasa para pesaing
  8. h)Menemukan penggunaan yang menguntungkan dari produk-produk sampingan atau sisa-sisa bahan (sampah) proses produksi
  9. Berbagai Sumber Gagasan

Meskipun penelitian memberikan dasar bagi pengembangan aplikasi-aplikasi inovatif, gagasan-gagasan inovatif datang dari berbagai sumber dan bukan hanya dari para peneliti. Untuk mengenali dan memanfaatkan sumber gagasan ini, banyak perusahaan mencoba untuk menghidupkan lingkungan yang kreatif bagi para karyawannya. Mereka diberi kesempatan berkreasi dan mengembangkan pemikiran maupun kemampuan teknikalnya pada usaha-usaha organisasi dalam pengembangan produk dan jasa.

 

  1. a)Design by Imitasion

  Dalam kenyataan pembaharuan produk-produk banyak perusahaan terbesar datang bukan dari inovasi tetapi dari imitasi, karena perusahaan tidak mungkin menjadi pertama buat segala sesuatu yang baru dalam industrinya. Salah satu bagian program –program pengembangan produk hampir semua perusahaan biasanya diarahkan pada pengembangan produk-produk tiruan yang sukses dari perusahaan lain.

Kadang-kadang disain tiruan dilakukan melalui apa yang disebut “reverse engineering”. Pesaing membeli suatu produk yang akan ditiru, dipisah-pisahkan atau dibongkar untuk melihat cara bekerjanya dan cara pembuatan dan kemudian membuat produknya sendiri. Sebagai contoh, mobil-mobilan dan pesawat terbang Rusia sering hanya menjiplak spesifikasi yang dibuat negara-negara barat.

Barang-barang hasil tiruan ini dapat berbeda sama sekali dengan produk yang ditiru, dan bahkan biasanya lebih baik. Oleh karena itu perusahaan-perusahaan yang menjalankan kebijaksanaan disain produk melalui imitasi dapat menjadi “second with the most”. Para peniru yang mulai selangka lebih lambat dapat bergerak lebih cepat dibanding inovator awalnya, bila mereka mempunyai sukses dalam disain dan pasarnya.

  1. b)Product Life Cycle

  Secara sederhana, konsep ini menyatakan bahwa hampir semua produk baru yang ditawarkan kepada masyarakat akan menjalani suatu siklus kehidupan yang terdiri atas 4 (empat) tahap dalam periode waktu terbatas (lihat gambar 2-1).

  1. Kecenderungan Dalam Pengembangan Produk

Perubahan pasar, kemajuan teknologi baru dan faktor-faktor lain yang selalu menciptakan kecenderungan dalam disain berbagai produk. Kecenderungan pertama tampak akhir-akhir ini adalah bahwa banyak perusahaan mengurangi macam produk dan menghentikan pembuatan barang-barang dalam garis produknya yang hanya menguntungkan secara marginal. Hal ini disebabkan semakin langkahnya bahan mentah, kekhawatiran pengendalian harga, sumber daya alam dan energi yang semakin terbatas kondisi-kondisi ekonomi lainnya.

Di samping itu, kecenderungan kedua adalah bahwa banyak perusahaan sedang mencoba untuk menyederhanakan (simplifikasi) produk-produk mereka melalui perancangan kembali bagian-bagian dan komponen-komponen sehingga unit-unit dengan jumlah lebih sedikit akan melakukan pekerjaan yang sama.