Mengenal Unsur-Unsur Teks Berita

No comment

Mengenal Unsur-Unsur Teks Berita

Belakangan ini, kita sering mendapati ada berita/informasi yang tidak sesuai fakta, orang-orang menyebutnya bersama dengan hoaks. Hal ini diakui sangat berbahaya, dikarenakan sanggup menyebabkan masalah baru di didalam group masyarakat. Akibatnya, banyak pihak yang jadi mudah terprovokasi bersama dengan berita tersebut.

Kenapa banyak orang yang yakin dan mudah terprovokasi oleh berita-berita hoaks? Karena banyak dari penduduk kita yang belum sanggup membedakan mana berita fakta, mana berita bohong. Maka dari itu, literasi media adalah keliru satu jalan terlihat agar penduduk terhindar dari persebaran berita-berita bohong. Salah satu caranya bersama dengan mempelajari dan mengenal unsur-unsur teks berita.

Kenapa kita mesti mengenal unsur-unsur teks berita?

Coba kamu bayangin, memadai bermodalkan handphone canggih atau laptop, kemudian mengakses bersama dengan koneksi internet, arus informasi bersama dengan sangat cepat dan mudah kita dapatkan. Ditambah kembali kala ini media daring (Dalam Jaringan) jadi banyak bermunculan. Maka dari itu sangat mutlak membuat kamu dan orang-orang di lebih kurang kamu jelas unsur-unsur teks berita, agar nggak mudah dibohongi.

Okay, begini Squad, yang namanya berita tentu saja memiliki kandungan teks yang memuat informasi kejadian di dunia ini yang berwujud fakta. Teks berita sanggup disajikan melalui media cetak, disiarkan melalui televisi, radio, terhitung melalui situs-situs di internet.

Untuk membedakan mana berita fakta dan mana berita hoaks, kamu sanggup membedakannya bersama dengan jelas 3 struktur teks berita, di antaranya:

1. Orientasi berita

Orientasi berita adalah bagian pembuka teks tentang perihal yang akan diberitakan.

2. Peristiwa

Peristiwa adalah bagian inti dari sebuah berita. Pada bagian ini, sebuah berita dinarasikan sedemikian rupa untuk menyajikan sebagian fakta yang kemudian dimunculkan. Dalam menyajikan peristiwa, penulis tidak boleh memasukkan opininya, dikarenakan seluruh mesti sesuai bersama dengan apa yang berjalan di lapangan.

3. Sumber Berita

Sumber berita ini mesti dicantumkan, namun letaknya sanggup fleksibel. Artinya, sumber berita tidak mesti berada di akhir berita, melainkan sanggup berada di didalam berita tersebut.

Selanjutnya didalam penulisan teks berita, kamu mesti memperhatikan 7 ciri-cirinya. Ketujuh ciri-ciri ini mesti kamu pahami agar sanggup membedakan teks berita bersama dengan jenis-jenis teks bahasa Indonesia yang lainnya.

Setelah struktur dan ciri-ciri, saat ini kamu mesti memperhatikan kaidah kebahasaan terhadap teks berita.

Nah ini nih yang paling mutlak Squad, beberapa syarat yang mesti kamu pahami sebelum saat dan kala menulis teks berita, di antaranya:

Faktual
Faktual artinya informasi yang disampaikan didalam berita mesti sangat nyata dan sanggup dibuktikan kebenaranya. Berita yang disampaikan tidak boleh berwujud membohongi dan memprofokasi masyarakat

Aktual
Informasi yang disampaikan didalam berita mesti berwujud aktual, artinya momen yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan didalam masyarakat.

Seimbang
Berita yang disajikan mesti seimbang, artinya tidak boleh memihak keliru satu pihak.

Peristiwa penting
Berita mesti memuat informasi mutlak yang diperlukan oleh masyarakat. Selain itu, berita terhitung mesti berwujud edukatif, agar mudah dipahami dan berfaedah bagi masyarakat.

Lengkap
Berita yang baik mesti memiliki kandungan unsur 5W+1H (What, Why, When, Who, Where + How). Unsur ini mesti agar tidak menyebabkan kerancuan kala menyajikan teks berita.

Menarik
Berita mesti berwujud menarik. Bahasa yang digunakan didalam berita adalah bahasa formal yang mudah dipahami, agar penduduk bersama dengan mudah menangkap maksud yang disampaikan oleh penulis teks berita.

Baca Juga :