Keluarga Tangguh Bermula Dari Perempuan Berdaya

No comment

Keluarga Tangguh Bermula Dari Perempuan Berdaya

Keluarga Tangguh Bermula Dari Perempuan Berdaya

Keluarga Tangguh Bermula Dari Perempuan Berdaya

BANDUNG-Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Prov. Jawa Barat Netty Heryawan mengatakan, konsep pemberdayaan perempuan yaitu adanya perempuan yang berdaya, maksudnya kaum perempuan yang mempunyai usaha dan daya pikir menuju lebih baik. “Sehingga akan terbentuk keluarga tangguh yang mempunyai imunitas dari pengaruh luar dan pada akhirnya akan memiliki bangsa yang hebat,” tuturnya.

Hal ini ditegaskannya saat ceramah umum dengan tema “Peran Perempuan dalam Menunjang Ketahanan Ekonomi Keluarga” dalam rangka memperingati Hari Kartini dan Hari Buruh International 2014 di Ruang Serba Guna Disnakertrans Prov. Jawa Barat Bandung, Selasa (29/4).

Adapun potensi perempuan yang harus diberdayakan, menurut Netty, antara lain adanya rasa nyaman terhadap diri sendiri, leadership quality yang mempunyai jiwa kepemimpinan dalam keteladanan, intelligent yang mempunyai, independent bukan berarti merdeka yang kebablasan, tetapi harus ada batasan.

“Kemudian, faith yaitu adanya kesetiaan terhadap pasangan, eficient bagaimana mengatur permasalahan dan waktu serta loving environment dengan menjadi produsen kebaikan bagi orang lain,” ujarnya.

Netty menjelaskan, bahwa peran perempuan dalam pembangunan bangsa salah

satunya di sektor ekonomi antara lain kewirausahaan yang meningkatkan ekonomi keluarga. Selain itu, adanya pertumbuhan dalam bidang industri yang membuat pemenuhan kebutuhan tercukupi dan kualitas hidup lebih baik.

“Walaupun perempuan bekerja bukan berarti sebagai pesaing untuk kaum lelaki seperti yang dikatakan Kartini dalam bukunya melainkan harus saling melengkapi. Adanya emansipasi perempuan bukan berarti juga perempuan melupakan kodratnya sebagai seorang istri dan ibu yang menjadi tonggak utama dalam mendidik,” harapnya.

Peringatan Hari Kartini dan Hari Buruh International 2014 kali ini dirangkaikan

dengan kegiatan bhakti sosial yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. Jawa Barat. Adapun kegiatan bhakti sosial yang dilaksanakan antara lain donor darah, khitanan masal, seminar ketenagakerjaan, lomba menghias tumpeng dan panggung hiburan yang diikuti oleh perwakilan pekerja/buruh dan Dharma Wanita Jawa Barat.

Seminar dihadiri oleh Ka. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Prov. Jawa Barat

Hening Widiatmoko, perwakilan Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Jawa Barat, Ketua Dharma Wanita Prov. Jawa Barat, Tim Medis RS. Al-Islam, perwakilan Bank BJB, perwakilan Balai K3, perwakilan Palang Merah Indonesia dan perwakilan perkumpulan serikat pekerja buruh di Jawa Barat.

 

Sumber :

http://www.becomegorgeous.com/blogs/hamzziiii/feminism-understanding–history–characteristics–types–strengths–weaknesses-P82048