Kasus Penyalahgunaan Obat Psikotoprika

No comment

Kasus Penyalahgunaan Obat Psikotoprika

Kasus Penyalahgunaan Obat Psikotoprika

Kasus Penyalahgunaan Obat Psikotoprika

BANDUNG-Kasus penyalahgunaan obat psikotoprika oleh masyarakat yang saat ini ditangani oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, cukup tinggi. Demikian dikemukakan Kabag Bimbingan Operasional Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat, AKBP Mulyadi.

Menurut Mulyadi, untuk kasus yang berkaitan dengan Benzodiazepine atau yang

lebih dikenal dengan sebutan obat penenang hanya 10 persen dari seluruh kasus masalah obat psikotoprika yang ditangani Direktorat Reserse Narkoba Polda Jawa Barat.

“Penyalahgunaan psikotropika hanya 10% dari seluruh narkotika yang kami tangani,”

ucap Mulyadi, kepada wartawan dalam Simposium dan Workshop Benzodiazepin, di Hotel Aston Primera, Sabtu (01/10).

Mulyadi mengatakan, ada banyak modus operandi yang mereka lakukan untuk di jual ke pasaran dan menyalahgunakan obat-obat tersebut.

“Ada yang menyalahgunakan resep, ada dokter yang mengeluarkan resep tanpa

mendiagnosa pasien terlebih dahulu dan dia memberi KTP lalu bikinkan resep, kemudian apotek mengeluarkan resep ini dan dia memperjualbelikan,” katanya.

 

Sumber :

http://forum.detik.com/jaringan-tumbuhan-t2044969.html