Jenis-Jenis Pajak Berdasarkan Sifatnya

No comment

Jenis-Jenis Pajak Berdasarkan Sifatnya

Jenis-Jenis Pajak Berdasarkan Sifatnya

Pajak Tidak Langsung (Indirect Tax)

Pajak tidak langsung merupakan jenis pajak yang dikenakan pada wajib pajak hanya apabila wajib pajak tersebut melakukan perbuatan atau peristiwa tertentu saja.

Jadi, pajak tidak langsung tidak bisa dipungut secara berkala, Pajak tidak langsung juga diartikan sebagai pajak yang dapat dialihkan pembayarannya baik sebagian ataupun seluruhnya dari besar pajak yang terutang kepada pihak lain.

Contoh jenis pajak tidak langsung yaitu, pajak penjualan atas barang mewah (Ppn-Bm). Pajak ini hanya dikenakan, apabila terdapat wajib pajak yang menjual barang mewah saja.

Lazimnya para wajib pajak penjualan atas barang mewah akan mengalihkan beban pajak yang ditanggungnya kepada konsumen yang membeli barang mewah, yaitu dengan cara menaikkan harga jual barang mewah tersebut.

Contoh pajak tidak langsung lainnya adalah pajak pertambahan nilai (Ppn), bea perolehan hak atas tanah dan bangunan, pajak ekspor dan cukai.

Pajak Langsung (Direct Tax)

Pajak langsung adalah pajak yang dikenakan secara berkala pada wajib pajak berdasarkan surat ketetapan pajak (kohir) yang dibuat oleh kantor pajak.

Pada intinya, surat ketetapan pajak (kohir) memuat berapa besar jumlah pajak terutang yang harus dibayar oleh wajib pajak. Pajak langsung pembayarnnya harus dipikul sendiri oleh wajib pajak dan tidak dapat dialihkan kepada pihak lain. Contoh pajak langsung antara lain Pph atau pajak penghasilan serta PBB atau Pajak Bumi dan Bangunan.


Sumber:

https://www.dosenpendidikan.co.id/