Dodin Industri Strategis Ada di Jawa Barat

Dodin : Industri Strategis Ada di Jawa Barat

Dodin : Industri Strategis Ada di Jawa Barat

Dodin Industri Strategis Ada di Jawa Barat
Dodin Industri Strategis Ada di Jawa Barat

Jawa Barat merupakan provinsi yang strategis karena sebanyak 60 persen industri terletak di Jawa Barat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK), Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dodin R Mulyadin saat menutup acara Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK 2018 tingkat Provinsi Jawa Barat di Graha Pariwisata, Jababeka, Bekasi pada Jumat 19 Oktober 2018.

Dodin mengatakan, dengan jumlah industri yang banyak di Jawa Barat, seharusnya bisa dimanfaatkan menjadi peluang oleh SMK untuk menjadikan SMK yang terbaik.

“Industri strategis ada di Jawa Barat sekitar 60 persen. Ini adalah tantangan untuk menjadi yang terbaik, kesempatan itu terbuka di depan kita,” ujar Dodin

Dalam rangka revitalisasi, Dodin menegaskan link and match dengan Dunia Industri

dan Dunia Usaha (DUDI) merupakan hal yang penting. Setiap sekolah harus membangun mitra. Revitalisasi SMK ini dilaksanakan untuk menghilangkan cap lulusan SMK sebagai penyumbang pengagguran terbanyak di Indonesia.

“Link and match sangat penting. Setiap sekolah harus punya mitra. Kita serius membangun mitra ini. Sehingga nanti SMK tidak lagi dicap sebagai penyeumbang pengangguan di Indonesia,” ujar Dodin.

Untuk itu, Dodin mengatakan pemerintah telah membuat berbagai program yang

rencananya akan dilaksanakan tahun depan, terkait link and match dengan industri. Dengan kerjasama yang baik, Dodin optimis SMK akan semakin berkembang.

Menurut buku Strategi Implementasi Revitalisasi SMK : 10 Langkah Revitalisasi SMK, oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Kemeterian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terdapat sepuluh langkah revitalisasi.

Sepuluh langkah revitalisasi tersebut, yaitu revitalisasi sumber daya manusia,

membangun Sistem Administrasi Sekolah (SAS) berbasisSistem Informasi Managemen (SIM),link and match dengan industry, kurikulum berbasis industry, teaching factory, penggunaan Media Video Tutorial dan Portofolio Berbasis Video e-Report Skill, Uji Sertifikasi Profesi, pemenuhan sarana dan prasarana, mengembangkan Kearifan Lokal dan peran SMK Sebagai Penggerak Ekonomi Lokal.***

 

Sumber :

https://miralaonline.net/niat-puasa-syawal/