Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Barang Antik

No comment

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Barang Antik

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Barang Antik – Barang antik umumnya miliki harga yang mahal. Maka untuk lakukan pembelian barang antik pastinya dibutuhkan surat perjanjian menjual beli. Anda mampu membawa dampak surat perjanjian layaknya semisal selanjutnya ini.

Contoh Surat Perjanjian Jual Beli Barang Antik

Pada hari ini, Kamis, tanggal Empat Oktober Dua ribu Delapan belas (04- 10 – 2018 ),di Kota Makassar, sudah diadakan Perjanjian Jual Beli sebuah Samurai Jepang, antara:

Nama: Ilham Hidayat, KTP : 733478342687001, Pekerjaan : Wiraswasta Alamat : Jl. Ahmad Yani No. 12 Makassar, didalam perihal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri selaku pemilik Samurai Jepang ( Penjual ), setelah itu disebut sebagai Pihak Pertama. —————————————————

—————————————————————dan——————————————————————

Nama Nelma Kharisma, KTP: 8732872386283002, Pekerjaan : Wiraswasta Alamat: Jl. Macan No. 23 Makassar, didalam perihal ini bertindak untuk dan atas nama diri sendiri selaku Pembeli Samurai Jepang, setelah itu disebut sebagai Pihak Kedua. ——————————————————————–

Pihak Pertama dan Pihak Kedua didalam perjanjian ini disebut terhitung sebagai Para Pihak, sudah setuju dan setuju mengadakan Perjanjian Jual Beli Samurai Jepang dengan Syarat dan Prosedur sebagai berikut:

  1. Kriteria Samurai Jepang, cii-ciri samurai adalah kedap udara, panjang 130 cm, pada bilah/ mata samurai ada gerigi halus, batu asah ( intan ) tetap ada/utuh, dilengkapi samurai kecil dan perlengkapan lainnya, serifikat samurai. Samurai sebagaimana dimaksud pada anggota bilah / mata samurai yang tidak bergerigi miliki kapabilitas memutus atau memotong paku baja panjang12 cm didalam sementara maksimal 5(lima) detik. Samurai selanjutnya terhitung miliki kapabilitas pengaruhi suhu peniti menjadi panas maksimal didalam sementara 10 detik kalau peniti selanjutnya ditempel/diletakkan pada kalau bilah samurai.————
  2. Samurai Jepang selanjutnya dijual dengan harga ( mahar ) sebesar Rp. 120.000.000,- (Seratus Dua Puluh Juta Rupiah). ——————————————————-
  3. Teknis Pelaksanaan transaksi, pihak customer lakukan tes pada samurai yang akan ditransaksikan dengan memastikan / memotong paku baja panjang 12 cm didalam sementara maksimal 5(lima) detik, selanjutnya samurai selanjutnya dilaksanakan tes dengan menempelkan / menempatkan sebuah peniti didalam sementara maksimal 10 detik peniti selanjutnya berubah suhu menjadi panas. ———————————————————————————————————————–
  4. Pembayaran, Bila hasil tes sebagaimana dimaksud poin 3(tiga) diatas cocok kriteria, maka Pihak Kedua kudu lakukan pembayaran cocok harga yang sudah disepakati sebesar Rp. 120.000.000,- (Seratus Dua Puluh Juta). ————————————————————————————–
  5. Pembayaran sebagaimana dimaksud poin 4(empat) diatas dilaksanakan dua tahap, yaitu step pertama dilaksanakan setelah samurai lulus tes dibayar sebesar Rp.20.000.000,– (Dua Puluh juta rupiah) tunai, dan sisanya ( step ke-2 ) pada sementara yang serupa dibayar sebesar Rp. 100.000.000,-( Seratus Juta Rupiah) di BCA setempat melalui over booking/transfer ke rekening Pihak Pertama.————————————————————————————————————
  6. Penyerahan barang ( Samurai Jepang ) dilaksanakan di BCA setelah over booking/transfer dilaksanakan dan duit sudah diterima dan sudah efektip didalam rekening Pihak Pertama. —————————–

Demikian Surat Perjanjian Jual Beli ini dibuat didalam keadaan sadar, sehat jasmani tanpa ada unsure paksaan dari pihak manapun, dan ditandatangani diatas meterai lumayan untuk dipergunakan bilamana diperlukan.

Makassar, 04 Oktober 2018

 

Pihak Pertama   Pihak Kedua

 

Ilham Hidayat    Nelma Kharisma

 

Baca Juga: