Arti pramuka

Gerakan kepanduan Indonesia adalah nama organisasi pendidikan non-formal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan di Indonesia. Kata “pramuka” adalah singkatan dari Praja Muda Karana, yang berarti anak muda yang suka bekerja.

Apa arti pramuka?

Kepramukaan adalah istilah untuk anggota Gerakan Kepanduan, yang meliputi; Scout in standby, scout untuk pendukung, scout polisi dan scout Pandega. Anggota kelompok yang lain adalah Bimbingan Pramuka, Andalan, Pelatih, Pegawai Negeri Sipil, Staf Kwartir, dan Dewan Penasehat.
Seorang pengintai harus dinamai sebagai anggota gerakan pengintai dengan mengatakan sang penjelajah satya (janji). Dari uraian di atas, sekarang jelas tentang pengertian dan perbedaan dari ketiga istilah tersebut. Pada prinsipnya, dapat disimpulkan bahwa kepanduan adalah sistem pendidikan dan gerakan kepanduan adalah organisasi yang menerapkan sistem (kepanduan).
Menimbang bahwa Kepramukaan melibatkan menjadi anggota gerakan Kepanduan. Jadi pemahaman antara kepramukaan, kepramukaan dan kepramukaan memiliki pemahaman yang berbeda tetapi terkait.

Lihat daftar utama:
Sejarah pengintai di dunia
Kelahiran Gerakan Kepanduan Dunia dimulai pada tahun 1907 ketika Robert Baden – Powell, letnan jendral angkatan bersenjata Inggris, dan William Alexander Smith, pendiri Boy’s Brigade, mengorganisasi kamp kepanduan pertama di Kepulauan Brownsea, Inggris. Gagasan menjaga gerakan lahir ketika Baden-Powell dan pasukannya berjuang untuk mempertahankan Kota Mafeking, di Afrika Selatan, dari serangan Boer.
Sejarah pengintai
Sejarah pengintai
Saat itu, pasukannya lebih besar dari Boer. Untuk mengakali, sekelompok pemuda dilatih dan dilatih untuk menjadi tentara sukarela, yang tugas utamanya adalah membantu militer mempertahankan kota. Mereka mendapat tugas ringan tapi penting; misalnya dengan mengirimkan pesan data dari Baden-Powell ke semua anggota angkatan bersenjata kota. Pekerjaan mereka dilakukan dengan sangat baik sehingga pasukan Baden-Powell dapat mempertahankan kota Mafeking selama beberapa bulan.
Sebagai penghormatan atas keberhasilan mereka, setiap anggota pasukan sukarelawan diberi lencana: gambar lencana ini kemudian digunakan sebagai logo Gerakan Kepanduan Internasional. Keberhasilan Aden-Powell dalam mempertahankan Kota Mafeking menjadikannya seorang pahlawan. Dia kemudian menulis buku berjudul Aids to Scouting (ditulis pada tahun 1899), dan menjadi buku terlaris saat itu.
1920 ia mengadakan Jambore dunia pertama di Olympia Hall di London. Dia mengundang pengintai dari 27 negara dan kemudian Baden Powell dinobatkan sebagai Pemimpin Kepanduan Dunia.
1924 Jambore II di Ermelunden, Kopenhagen, Denmark
1929 Jambore III di Arrow Park, Birkenhead, Inggris
1933 Jambore IV di Godollo, Budapest, Hongaria
1937 Jamboree V di Vogelenzang, Blomendaal, Belanda
1947 Jambore VI di Moisson, Prancis
1951 Jambore VII di Salz Kamergut, Austria
1955 Jambore VIII di Sutton Park, Sutton Coldfild, Inggris
1959 Jambore IX di Makiling, Filipina
1963 Jambore X di Marathon, Yunani
1967 Jamboree XI di Idaho, Amerika Serikat
1971 Jambore XII di Asagiri, Jepang
1975 Jambore XIII di Lillehammer, Norwegia
Pada tahun 1979 Jambore XIV di Neishaboor, Iran, dibatalkan
1983 Jamboree XV di Kananaskis, Alberta, Kanada
1987 Jamboree XVI di Cataract Scout Park, Australia
1991 Jambore XVII di Korea Selatan
1995 XVIII Jambore di Belanda
1999 Jamboree XIX di Chili, Amerika Selatan
2003 Jambore XX di Thailand

Pada tahun 1914 ia menulis instruksi untuk kursus Pramuka dan hanya bisa dilakukan pada tahun 1919. Dari temannya yang bernama W.F. de Bois Maclarren, memperoleh sebidang tanah di Chingford yang kemudian digunakan sebagai tempat untuk pendidikan kepanduan ahli bernama Gilwell Park. Pada 1920 Deewan International didirikan dengan 9 anggota dan kantor kesekretariatannya di London, Inggris dan pada tahun 1958 Biro Kepanduan Dunia dipindahkan dari London ke Ottawa, Kanada. Pada 1 Mei 1968, Biro Kepanduan Dunia dipindahkan kembali ke Jenewa, Swiss.

Dari tahun 1920 hingga 19, Kepala Biro Kepanduan Dunia diadakan secara berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris). Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayor Jenderal D.Cry Spry (Kanada) yang pada tahun 1965 digantikan oleh R.T. Lund pada 1 Mei 1968 kembali digantikan oleh DR. Laszio Nagy sebagai sekretaris jenderal. Boy Scouting Bureau di seluruh dunia memiliki 5 kantor regional, yaitu Kosta Rika, Mesir, Filipina, Swiss, dan Nigeria. Sementara Biro Kepanduan Dunia Wanita berpusat di London dengan 5 kantor regional di Eropa, Asia-Pasifik, Arab, Afrika, dan Amerika Latin.

Sumber : https://santinorice.com/