April, Jabar Alami Deflasi 0,37%

No comment

April, Jabar Alami Deflasi 0,37%

April, Jabar Alami Deflasi 0,37%

April, Jabar Alami Deflasi 0,37%

BANDUNG-Dari hasil pendataan harga yang meliputi tujuh kota pantauan IHK Gabungan di Jawa Barat tercatat bahwa  pada  April 2016 mengalami deflasi sebesar 0,37 persen atau terjadi penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 121,77 pada Maret 2016 menjadi 121,32 pada April 2016
.
Dengan demikian, Menurut Kepala BPS Jabar Bachdi Ruswana,  laju inflasi tahun kalender “year to date”(Januari-April2016) sebesar 0,24 persenan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year” (April2016 terhadap April2015) tercatat sebesar 3,17 persen IHK Gabungan Jawa Barat yang meliputi 7 kota yaitu Kota Bogor, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Cirebon,Kota Bekasi, Kota Depokdan  Kota

Tasikmalayamengalami penurunanindeks. IHK dari 121,77 di Maret 2016 menjadi 121,32 di April 2016; dengan demikian terjadi deflasi sebesar 0,37 persen. Laju inflasi tahun kalender “year to date” (Januari -April 2016) sebesar 0,24 persen dan laju inflasi dari tahun ke tahun “year on year”(April 2016 terhadap April 2015) tercatat sebesar 3,17 persen.

Dari tujuh kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yaitu Kelompok Bahan

Makanan sebesar 0,56 persen,Kelompok Perumahan, Air, Listrik, Gas & Bahan Bakar sebesar 0,16 persen, dan Kelompok Transport, Komunikasi & Jasa Keuangan sebesar 1,45 persen. Sementara kelompok pengeluaran lain mengalami inflasi yaitu Kelompok Makanan Jadi, Minuman, Rokok & Tembakau sebesar 0,26 persen, Kelompok Sandang sebesar 0,21 persen, dan Kelompok Kesehatan sebesar 0,01 persen, dan Kelompok Pendidikan, Rekreasi & Olahraga sebesar 0,00 persen.

Dari tujuh kota pantauan IHK di Jawa Barat April 2016,seluruhnya mengalami deflasi

yaitu Kota Bogor sebesar 0,33 persen, Kota Sukabumi sebesar 0,50 persen, Kota Bandung sebesar 0,17 persen, Kota Cirebon sebesar 0,14 persen, Kota Bekasi sebesar 0,61 persen, Kota Depok sebesar 0,36 persen dan Kota Tasikmalaya sebesar 0,32 persen.

Kelompok Transpor, Komunikasi & Jasa Keuangan menjadi penyumbang deflasi

tertinggi dengan angka deflasi sebesar 1,45 persen. Adapun sub kelompok transport yang mengalami deflasi tertinggi untuk kelompok pengeluaran ini yaitu sebesar 2,22 persen. Komoditi yang mengalami penurunan pada sub kelompok transport yaitu bensin, solar, angkutan dalam kota, tarif taksi. jo

 

Sumber :

https://www.lapor.go.id/profil/1783719