Abstraksi Data

Abstraksi Data

Abstraksi Data

Abstraksi Data
Abstraksi Data

Untuk mendukung kepraktisan, DBMS menyediakan pandangan abstrak terhadap data bagi pengguna. DBMS berusaha menyembunyikan detail tentang bagaimanna data disimpan dan dipelihara. Namun tentu saja hal ini dilakukan dengan sedapat mungkin mengusahakan data agar dapat diakses secara efisien.

Abstraksi data dalam DBMS biasa dibagai menjadi tiga lapis, yaitu lapis fisis, lapis konseptual, dan lapis pengguna.

Lapis fisis merupakan lapis terendah dalam abstraksi data. Lapis ini menjelaskan bagaimana data sesungguhnya disimpan. Pada lapis ini struktur data dijabarkan secara rinci.

Lapis konseptual bersifat lebih tinggi daripada lapis fisis. Lapis ini menjabarkan data apa saja yang sesungguhnya disimpan pada basis data, dan juga menjabarkan hubungan-hubungan antar data. Level ini biasa digunakan oleh Database Administrator.

Lapis pengguna merupakan lapis tertinggi pada abstraksi data. Pada lapis ini apengguna hanya mengenal struktur data yang sederhana, yang berorientasi pada kebutuhan pengguna. Data yang dikenal oleh masing-masing pengguna dapat berbeda-beda dan barangkali hanya mencakup sebagian dari basis data.

Enterprise

Enterprise adalah bagian dunia nyata yang dimodelkan dengan menggunakan basis data. Bentuk entrprise dapat berupa individu atau badan hukum ynag menjalankan tugas-tugasnya sehubungan dengan aktivitasnya sehari-hari. Sebagian contoh enterprise adalah objek-objek yang penting seperti sekolah, perpustakan, rumah sakait, bank, dsb. Sedangkan aktivitas akademik, pengelolaan keuangan dalam toko, dan manajemen inventarisasi obat-obatan pada suatu apotik dapat disebut enterprise.

Enterprise Rules

Enteprise rules adalah aturan-aturan yang digunakan untuk mendefinisikan hubungan-hubungan (keterkaitan atau relasi) antara entity satu dengan lainnya (entity relationship) beserta operations-nya. Atau dengan kata lain, enteprise rules adalah aturan-aturan yang dipakai untuk menegaskan hubungan antar entitas. Penegasan ini sangat berguna di dalam melihat apakah suatu entity bersifat obligatory (harus ada) atau non-obligatory. Dengan demikian, enterprise rules sangat erat kaitannya dengan masalah-masalah model entity relationship dan tingkat relasi pada entity set dan proses normalisasi tabel-tabel basis data.
Berikut adalah beberapa contoh enterprise berikut contoh enterprise rules-nya :

1. Enterprise Rumah sakit

· Rumah sakit terdiri dari beberapa gedung
· Apotik menempati gedung tersendiri di dalam rumah sakit
· Setiap gedung terdiri dari beberpa ruang.
· Setiap ruang dapat menampung beberapa orang pasien
· Setiap pasein hanya dapat dilayanai oleh seorang dokter
· Setiap doketer dapat dibantu oleh beberapa asisten
· Setiap doketer dapat dibantu oleh beberapa perawat
· Dll.

Sumber : https://aziritt.net/racer-underground-apk/