20 Pelajar Terbaik Payakumbuh Ikuti FLS2N di Manado

No comment

20 Pelajar Terbaik Payakumbuh Ikuti FLS2N di Manado

20 Pelajar Terbaik Payakumbuh Ikuti FLS2N di Manado

20 Pelajar Terbaik Payakumbuh Ikuti FLS2N di Manado

Sebanyak 20  pelajar terbaik Payakumbuh dari berbagai sekolah, bakal mempertaruhkan nama Sumatera Barat dalam ajang  Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) Tingkat Nasional di Manado, Sulut, 28 Agustus hingga 3 September mendatang. Seluruh pelajar tersebut bergabung dengan kontingen besar Sumatera Barat, dan akan bertolak menuju Manado, Sabtu (27/8).
Sebelum meninggalkan Payakumbuh, ke 14 pelajar dengan ragam talenta itu, dilepas Walikota H. Riza Falepi di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Jumat (26/8). Mereka didampingi Kadisdik H. Hasan Basri Sy, Kabid Pendidikan Dasar H. Dasril, sejumlah kepala sekolah dan guru pembimbing.

Para pelajar yang akan bertolak ke Manado itu,  lima orang berasal dari SMKN 1,

masing-masing Thasya Fryandini, Intan Josi Ramadhani, Puja Hita Perdini, Fira Rahimi Sari dan Allatif. Kelimanya turun dalam nomor perlombaan vokal grup. Kemudian, dua pelajar dari SMAN 2, Muhammad Arif Suyatman, ikut lomba kriya putra dan  Sirly Wahyuni N.Yasa, turun dalam lomba poster putri.
Berikutnya, dua pelajar dari SMAN 4,  Syafira Salsabilla (baca puisi) dan Sanju Yedo Oksa (solo gitar). Tiga pelajar dari SMA Raudhatul Jannah, terdiri dari Maas Shabirin, Marisa Ulfa dan Yuri Purnama Sari yang akan ikut dalam nomor perlombaan cerita film pendek. Selanjutnya, dua dari SMP RJ, yaitu  Salman Salim Syahputra (cipta lagu) dan Latiful Qhobir (gitar solo). Seorang dari SD Pius, atas nama Indah yang turun dalam nomor baca dan cipta puisi.

Seterusnya, lima dari penyandang disabilitas, masing-masing Wiradika Ariga dan

Zilfa Wahyu yang turun dalam nomor menyanyi solo dan MTQ SLB. Selanjutnya, Khairunnisa dari SLB A (melukis), Bima Setiawan dan Dhaniel Tegar Caniago dari SLB Luak nan Bungsu yang akan berlaga dalam nomor cipta baca puisi dan disaign grafis.
Walikota Riza Falepi dalam sambutannya, menyemangati seluruh pelajar tersebut, agar punya mental juara selama mengikuti FLS2N di Manado. “Mulailah dari ajang FLS2N ini untuk menatap masa depan cemerlang kedepan. Jangan pernah ragu menghadapi sebuah perlombaan. Karena, keraguan bakal membuat kta kalah sebelum bertanding,” ucap walikota memberi spirit.

Dikatakan, sebagai makhluk Allah SWT yang terbatas, kita memang bukan orang

terbaik. Tapi, sebagai insan yang punya kecerdasan dan sebagai orang terlatih, pelajar Payakumbuh harus mampu  mengukir prestasi dalam iven FLS2N itu. “Berjuanglah tanpa beban, dan raih masa depan dari sekarang,” ingat walikota.